TULANG BAWANG BARAT – Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Metro turut ambil bagian dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata dan Pengenalan Lapangan Persekolahan (KKN-PLP) Tahun 2026 di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Sekitar kurang lebih 50 mahasiswa PAI bergabung bersama 830 mahasiswa UM Metro yang secara resmi diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Kamis (9/7).

Kegiatan penyerahan mahasiswa KKN-PLP tersebut dihadiri Wakil Rektor III UM Metro, Dr. Ir. Eva Rolia, S.T., M.T., Wakil Rektor IV, Prof. Dr. Muhammad Ihsan Dacholfany, M.Ed., Wakil Bupati Tulang Bawang Barat Nadirsyah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Tulang Bawang Barat, para dekan, serta dosen pembimbing lapangan.

Dalam kesempatan itu, Wakil Rektor III UM Metro, Dr. Ir. Eva Rolia, S.T., M.T., secara resmi menyerahkan mahasiswa KKN-PLP kepada Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat. Ia berpesan agar seluruh mahasiswa mampu menjaga nama baik almamater selama melaksanakan pengabdian di tengah masyarakat.

“Jagalah nama baik Universitas Muhammadiyah Metro dengan mengedepankan karakter profetik dan profesional. Berikan kontribusi terbaik bagi masyarakat Kabupaten Tulang Bawang Barat,” pesannya.

Kehadiran mahasiswa PAI dalam KKN-PLP ini menjadi bagian penting dari upaya menghubungkan ilmu yang diperoleh di ruang kuliah dengan kebutuhan nyata masyarakat. Dengan semangat “ngegas” dalam pengabdian, mahasiswa PAI diharapkan mampu menebar nilai profetik melalui kegiatan pendidikan, pembinaan keagamaan, penguatan akhlak, pendampingan anak-anak, serta partisipasi dalam program sosial kemasyarakatan di berbagai tiyuh.

Mahasiswa PAI juga diharapkan mampu hadir bukan hanya sebagai peserta KKN-PLP, tetapi sebagai duta nilai Islam yang membawa pesan kejujuran, amanah, kepedulian, dan kerja sama. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting dalam membangun hubungan yang baik dengan masyarakat selama masa pengabdian.

Sementara itu, Wakil Bupati Tulang Bawang Barat Nadirsyah menyambut baik kehadiran 830 mahasiswa UM Metro. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya datang untuk menyelesaikan tugas akademik, tetapi juga belajar memahami makna pengabdian secara langsung.

“Kehadiran adik-adik bukan hanya untuk menyelesaikan tugas kampus, tetapi juga memahami makna pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dapat memberikan dampak bagi kemajuan Kabupaten Tulang Bawang Barat,” ujarnya.

Ia juga mengajak mahasiswa untuk berkolaborasi mendukung program unggulan daerah, seperti Tubaba Cerdas yang berfokus pada pendidikan karakter serta pengembangan bank sampah di setiap tiyuh. Mahasiswa juga diminta mampu menyesuaikan diri dengan kondisi sosial budaya masyarakat dan membangun sinergi dengan pemerintah daerah.

Melalui KKN-PLP 2026 ini, mahasiswa PAI UM Metro diharapkan dapat memberi warna dalam pengabdian masyarakat. Dari kampus menuju tiyuh, mereka membawa semangat ilmu, akhlak, dan kepedulian sosial untuk ikut menyalakan manfaat di tengah masyarakat Tulang Bawang Barat. (pai/aw)