METRO – Dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Muhammadiyah Metro, Dr. Kuliyatun, M.Pd.I., mengikuti kegiatan Sekolah Keluarga Literat (SKL) yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengembangan Aisyiyah (LPPA) Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Metro.

Kegiatan SKL dilaksanakan secara bertahap mulai Ahad, 13 September 2026, hingga Ahad, 4 Oktober 2026. Pembukaan kegiatan berlangsung pada Ahad, 13 September 2026, dengan rangkaian acara registrasi peserta, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah dan Mars Aisyiyah, laporan Ketua LPPA, sambutan Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Metro, serta sambutan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Metro sekaligus membuka acara secara resmi.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah fasilitator dengan materi yang beragam. Pada pertemuan pertama, Agus Riyanto, M.Pd. dari Relima Perpusnas RI menyampaikan materi bertema “Keluarga Pondasi Utama Membangun Budaya Bangsa”. Materi tersebut menekankan pentingnya keluarga sebagai ruang pertama dalam menumbuhkan budaya literasi.

Selain itu, rangkaian SKL juga membahas mekanisme pendirian taman baca atau pustaka, pengurusan Nomor Pokok Perpustakaan (NPP), teknik mendongeng bersama anak, teknik menulis cerita pendek berbasis bahan bacaan, teknik cerdas mengulas buku, hingga pendirian pojok baca atau taman pustaka sebagai pusat gerakan dakwah literasi komunitas.

Keikutsertaan Dr. Kuliyatun, M.Pd.I. dalam kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan peran dosen PAI dalam gerakan literasi keluarga dan masyarakat. Kegiatan SKL tidak hanya memperkaya wawasan tentang budaya baca, tetapi juga memperkuat hubungan antara pendidikan Islam, keluarga, dan dakwah literasi.

Melalui kegiatan ini, dosen PAI UM Metro diharapkan dapat mengambil nilai penting tentang penguatan literasi berbasis keluarga. Literasi tidak hanya dipahami sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga sebagai jalan membangun karakter, memperkuat peradaban, dan menghadirkan keluarga sebagai madrasah pertama bagi anak. (pai)